A. Apa, sih, Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia itu?

Nama resmi Markaz Syaikh Zayed cukup panjang, yaitu Markaz Al-Azhar li Ta’lîm al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghyar an-Nâthiqîn Bihâ (Pusat Bahasa Al-Azhar untuk Pengajaran Bahasa Arab bagi Penutur Asing). Ia populer dengan nama Markaz Syaikh Zayed karena peran Uni Emirat Arab yang cukup besar pada awal pendiriannya. Lembaga bahasa Arab ini dibentuk oleh Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) atau Al-Munazhzhamah al-‘Âlamiyyah li Khirrîj al-Azhar Pusat di Kairo yang dipimpin oleh Syaikh Ahmad Al-Tayeb, Syaikh Al-Azhar sekarang. Markaz Syaikh Zayed ini kemudian membuka cabang di Indonesia.

Dibukanya Markaz Syaikh Zayed di Indonesia dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar asal Indonesia mengikuti kelas persiapan bahasa atau matrikulasi bahasa Arab prakuliah. Seperti diketahui, sejak 2014/2015 Al-Azhar mensyaratkan mahasiswa asing untuk memenuhi standar tertentu kemahiran bahasa Arab melalui uji penentuan level (tahdîd mustawâ) sebelum kuliah. Banyak mahasiswa Indonesia yang hasil tes tahdîd mustawâ-nya kurang memuaskan sehingga perlu mengikuti kelas matrikulasi.

Persoalannya, ketika mengikuti kelas matrikulasi bahasa Arab itu (yang lama waktunya antara satu sampai tujuh bulan, tergantung hasil tahdîd mustawâ), mahasiswa baru bisa mengikuti kuliah pada tahun berikutnya. Kondisi ini tidak jarang kemudian menimbulkan sejumlah persoalan, termasuk soal izin tinggal keimigrasian. Dengan mengikuti kelas persiapan bahasa Arab di Indonesia, calon mahasiswa tidak perlu menghadapi persoalan tersebut, didaftarkan kuliah sebelum tiba di Kairo, sehingga dapat langsung mengikuti perkuliahan pada tahun akademik berjalan saat tiba di Kairo.

Sebagaimana halnya di Kairo, Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia dikelola oleh OIAA Cabang Indonesia yang diketuai oleh TGB M Zainul Majdi. Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia diresmikan oleh Deputi Grand Syeikh Al-Azhar, Syeikh Shaleh Abbas, dan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin pada 29 Juli 2019 sebagai cabang pertama di luar Mesir.

B. Tenaga Pengajar

Tenaga pengajar di Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia adalah penutur jati (native speakers atau penutur asli) bahasa Arab kebangsaan Mesir dibantu oleh guru kebangsaan Indonesia lulusan Al-Azhar yang telah dinyatakan lulus pelatihan pengajaran bahasa Arab di Kairo.

C. Kalender Pendidikan

Dalam satu tahun, Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia menyelenggarakan dua kali uji kemahiran bahasa (tahdîd mustawâ), yaitu bulan Juni dan Oktober. Tahun 2021-2022 ini, tahdîd mustawâ angkatan 5 diadakan pada awal Juni 2021 dan angkatan berikutnya pada Oktober 2021.

D. Tempat

Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia saat ini berkantor di Kampus II Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), Pesantren Bayt Al-Qur’an: Jl. Raya SouhtCity Selatan, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Sedangkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara daring sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

E. Peserta dan Cara Mendaftar

Peserta didik Markaqz Syaikh Zayed Cabang Indonesia adalah calon maahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo.

Cara mendaftar untuk mengikuti tes penempatan level (tahdîd mustawâ) kemahiran bahasa Arab dapat dilakukan melalui tautan ini: www.pusiba.com/pendaftaran2021

F. Biaya

Biaya mengikuti tes tahdîd mustawâ adalah Rp1.350.000, sedangkan biaya pendidikan per level sebesar Rp1.650.000.